Saiful lafaz sumpah laknat di Masjid Wilayah Persekutuan

KUALA LUMPUR 15 Ogos – Mohd. Saiful Bukhari Azlan hari ini mengotakan janjinya bersumpah mengikut syariat Islam untuk membuktikan kebenaran dakwaan dirinya diliwat oleh Datuk Seri Anwar Ibrahim di Masjid Wilayah Persekutuan, Jalan Duta di sini pukul 6.30 petang ini.

Dalam upacara yang berlangsung di Dewan Solat Utama masjid berkenaan, Mohd. Saiful, 23, yang berbaju Melayu coklat menghadap kiblat dan memegang kitab al-Quran telah melafazkan sumpah berikut:

“Saya Mohd. Saiful Bukhari Azlan dengan nama Allah saya bersumpah saya telah diliwat oleh Datuk Seri Anwar Ibrahim pada 26 Jun 2008 dan pada hari tersebut Datuk Seri Anwar Ibrahim telah memasukkan zakarnya ke dalam dubur saya.

“Jika saya berdusta dengan perkara ini, saya berdusta dengan Allah S.W.T dan akan dilaknat oleh Allah S.W.T sehingga hari kiamat.”

Sebelum lafaz itu, beliau mengucapkan kalimah syahadah sebanyak tiga kali diikuti bacaan surah Al-Fatihah.

Majlis itu disaksikan beberapa pegawai masjid tersebut dan ahli keluarga Mohd. Saiful di samping para pegawai dari Jabatan Agama Islam Wilayah Persekutuan (Jawi).

Antaranya ialah Pengarah Jawi, Datuk Che Mat Che Ali. – Utusan.

1 comment

Anonymous said...

Sekadar Mengingatkan....

Firman Allah swt dalam Surah An-Nuur;
Ayat 1
(Ini adalah) satu surat yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada di dalam) nya, dan Kami turunkan di dalamnya ayat-ayat yang jelas, agar kamu selalu mengingatinya
Ayat 6
Dan orang-orang yang menuduh isterinya (berzina), padahal mereka tidak ada mempunyai saksi-saksi selain diri mereka sendiri, maka persaksian orang itu ialah EMPAT kali bersumpah dengan nama Allah, sesungguhnya dia adalah termasuk orang-orang yang benar
Ayat 7
Dan (sumpah) yang ke LIMA bahwa laknat Allah atasnya, jika dia termasuk orang-orang yang berdusta
Ayat 11
Sesungguhnya orang-orang yang membawa berita bohong itu adalah dari golongan kamu juga. Janganlah kamu kira bahwa berita bohong itu buruk bagi kamu. Tiap-tiap seorang dari mereka mendapat balasan dari dosa yang dikerjakannya. Dan siapa di antara mereka yang mengambil bahagian yang terbesar dalam penyiaran berita bohong itu baginya azab yang besar
Ayat 12
Mengapa diwaktu kamu mendengar berita bohong itu orang-orang mukminin dan mukminat tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata, "Ini adalah sesuatu berita bohong yang nyata"
Ayat 13
Mengapa mereka (yang menuduh itu) tidak mendatangkan EMPAT orang saksi atas berita bohong itu? Oleh karena mereka tidak mendatangkan saksi-saksi maka mereka itulah pada sisi Allah orang-orang yang dusta
Ayat 15
(Ingatlah) diwaktu kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar
Ayat 16
Dan mengapa kamu tidak berkata, diwaktu mendengar berita bohong itu, "Sekali-kali tidaklah pantas bagi kita memperkatakan ini. Maha Suci Engkau (Ya Tuhan kami), ini adalah dusta yang besar"
Ayat 17
Allah memperingatkan kamu agar (jangan) kembali memperbuat yang seperti itu selama-lamanya, jika kamu orang-orang yang beriman
Ayat 18
Dan Allah menerangkan ayat-ayatNya kepada kamu. Dan Allah Maha Mengetahui Lagi Maha Bijaksana
Ayat 19
Sesungguhnya orang-orang yang ingin agar (berita) perbuatan yang keji itu tersiar dikalangan orang-orang beriman, bagi mereka azab yang pedih di dunia dan di akhirat. Dan Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui
Ayat 20
Dan sekiranya tidaklah kerana kurnia Allah dan rahmatNya kepada kamu semua, dan Allah Maha Penyantun dan Maha Penyayang..(nescaya kamu akan ditimpa azab yang besar)

Berhati-hatilah

Powered by Blogger.